Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Margin Trading Bitcoin dan Altcoins Untuk Pemula



Untuk Anda yang ingin terjun di dunia trading Bitcoin dan Altcoins yang lain, harus pahami secara baik beberapa istilah dalam trading tersebut. Salah satunya yang penting dimengerti secara baik ialah margin trading Bitcoin dan Altcoins. Berikut penjelasannya.


Dalam artikel ini akan diterangkan dengan simpel berkenaan ide margin trading Bitcoin dan Altcoins di pasar seperti Bitfinex, Poloniex, Bitmex, dan lain-lain. Untuk beberapa trader yang mempunyai dana terbatas untuk lakukan trading Bitcoin dan cryptocurrency yang lain, ada pilihan margin trading Bitcoin yang bakal memengaruhi perdagangan / investasi Anda.


Dengan margin trading Bitcoin dan Altcoins itu mempunyai potensi tingkatkan jumlah yang bakal diinvestasikan tak perlu betul-betul mempunyai asset. Simpelnya, dengan mekanisme ini Anda bisa lakukan trading / perdagangan dengan kemampuan berulang-kali lipat dibanding bermodal yang Anda punyai.


Penting untuk disebut jika margin trading Bitcoin dan Altcoins tidak dianjurkan untuk semuanya orang dan mempunyai resiko yang tinggi sekali.


Silahkan mulai: Apakah itu Margin Trading Bitcoin dan Altcoins?


Margin trading Bitcoin dan Altcoins memungkinkannya untuk trader untuk buka status dengan leverage. Misalkan - Anda buka status margin dengan leverage 2X. Asset dasar Anda sudah bertambah 10%. Status Anda hasilkan 20% karena leverage 2X. Perdagangan standard diperjualbelikan dengan leverage 1: 1.


Pahami margin trading Bitcoin dan Altcoin yang lain secara baik.


Margin trading ini bisa saja karena ada lending pasar (pasar pinjaman). Pemberi utang memberinya utang ke trader hingga mereka bisa melakukan investasi dengan jumlah coin yang semakin besar, dan pemberi utang memperoleh faedah dari bunga utang.


Dalam beberapa bursa exchange cryptocurrency, seperti Poloniex, pemakai sediakan utang untuk pasar margin dan bursa tersebut menyiapkannya.


Misalkan, di bursa Poloniex, siapa saja bisa pinjamkan Bitcoin atau Altcoins-nya dan memperoleh faedah dari bunga utang. Rugi intinya ialah coin harus ada di dompet exchange, yang jauh kurang aman dibanding cold wallet.


Ongkos dan Resiko Margin Trading Bitcoin dan Altcoins

Seperti disebut sebelumnya, ongkos status margin ialah terhitung bayar bunga untuk coin yang dipinjamkan (apa ke bursa atau ke pemakai lain), dan ongkos untuk buka status di bursa itu. 


Di satu segi, ada kesempatan untuk memperoleh lebih beberapa keuntungan, begitupun disamping yang lain resiko kehilangan semakin banyak.


Optimal resiko yang dapat lenyap ialah jumlah yang kita investasikan untuk buka status. Tingkat ini disebutkan nilai likuidasi. Nilai likuidasi ialah nilai di mana transisi akan secara automatis tutup status hingga Anda tidak kehilangan uang utang apa saja, dan cuman kehilangan uang punya Anda sendiri.


Contoh Simpel Margin Trading Bitcoin dan Altcoins

Bila kita bicara mengenai perdagangan standard, leverage 1: 1, nilai likuidasi ialah saat status capai nilai 0. Dengan bertambahnya leverage, nilai likuidasi akan makin dekati harga membeli.


Sebagai contoh, nilai Bitcoin ada di harga $ 1.000, Anda beli satu Bitcoin (status Long / Buy) dengan leverage 2: 1. Ongkos status Anda ialah 1000 USD, disamping itu kami pinjam 1.000 semakin banyak US dolar.


Nilai likuidasi status itu sedikit akan di atas 500 USD - karena di tingkat itu Anda kehilangan dana awalnya pas 1000 USD ditambahkan bunga dan ongkos. Margin trading bisa juga menantang pasar, Anda bisa juga status short (jual) dengan leverage.


Contoh Kasus Margin Trading Bitcoin dan Altcoins Lebih Mendalam

Anda mempunyai modal 1 Bitcoin yang pada harga BTC ada di tingkat $400. Dengan margin trading, Anda bisa berdagang 3x lipat dari modal awalan yang dipunyai hingga 3 x 1 BTC = $1200


Istilah yang dikenali dalam margin trading, yakni status Membeli (Long) dan Jual (Short).


itulah Margin Trading Bitcoin dan Altcoins Untuk Pemula smoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk " Margin Trading Bitcoin dan Altcoins Untuk Pemula"