Tren Harga Kripto Anjlok Akan Berlangsung Lama, Fakta atau Ramalan Semata?
Tren Harga Kripto Anjlok Akan Berlangsung Lama, Fakta atau Ramalan Semata?
Setelah sebelumnya sempat diperkirakan tren harga kripto anjlok, nyatanya, per tanggal 18/9/2021 harga kripto mengalami penguatan yang cukup tajam. Kabar gembiranya, penguatan harga kripto ini bukan cuma terjadi dalam sehari atau dua hari saja, namun sudah berlangsung dalam sepekan terakhir.
Menurut perkiraan pakar analisis ekonomi, tren peningkatan ini akan berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama. Fakta ini akhirnya telah mematahkan asumsi dan perkiraan yang beredar selama ini tentang harga kripto yang terus menurun.
Kondisi Terkini Harga Kripto
Berdasarkan data yang dirilis oleh MarketCoinCap, harga kripto anjlok dalam waktu beberapa hari ke belakang. Namun per hari ini, harganya kembali menguat pesat. Dalam jangka waktu 24 jam terakhir saja beberapa jenis mata uang kripto dengan harga kapitalisasi besar mampu mengalami peningkatan harga yang cukup tinggi
Bitcoin yang selama ini digadang-gadang menjadi salah satu jenis mata uang kripto dengan kapitalisasi terbesar juga mampu naik sebanyak 1,74% ke harga 48.704,16 USD per koinnya. Padahal, nilai per koin Bitcoin sebelumnya hanya berkisar di rentang harga 48.000 USD saja. Dan yang lebih mengejutkan, kenaikan harga ini terjadi hanya dalam waktu singkat, yaitu 24 jam saja.
Selain itu, Ethereum sebagai mata uang kripto terbesar kedua juga mengalami kenaikan harga sebanyak 8,57% dalam sepekan. Meski begitu, dalam waktu 24 jam terakhir Ethereum justru harus turun sekitar 0,34% menjadi 3.520,03 USD per koinnya. Lalu, bagaimana dengan jenis mata uang kripto lainnya?
Dari sepuluh jenis mata uang kripto, delapan diantaranya mengalami penurunan kapitalisasi pasar. Menurut data, Dogecoin memegang rekor sebagai mata uang kripto yang paling ambles nilainya. Persentase Dogecoin turun sekitar 2,49% sehingga harga per koinnya menjadi 0,2449 USD.
Sementara itu, Polkadot malah melesat pesat sebanyak 22,17% atau setara dengan harga 35,13 USD per koinnya. Sedangkan untuk pemecah rekor kenaikan harga dalam 24 jam terakhir dipimpin oleh Avalanche yang persentasenya melonjak sekitar 14,61% sehingga harganya menjadi 73,12 USD per koinnya.
Analisis Perkembangan Mata Uang Kripto
Dengan adanya data perkembangan terkini perihal harga mata uang kripto, sulit untuk menentukan tren harga kripto anjlok sebagai sebuah fakta atau hanya ramalan semata. Sebab, harga mata uang kripto yang tidak stabil, disertai dengan kenaikan dan penurunan harga yang bisa terjadi sewaktu-waktu membuat mata uang ini sulit diprediksi.
Tapi, jika mau membandingkan harga kripto dengan tahun lalu, tentu saja di tahun ini perkembangannya cukup bagus. Tahun lalu, inflasi inti melemah sebanyak 4%. Data ini menunjukkan bahwa harga kripto anjlok salah satunya disebabkan oleh dimulainya pandemi virus Covid19.
Selain itu, labilnya nilai mata uang kripto seperti Bitcoin ini juga dipicu oleh beberapa investor yang menganggap mata uang kripto belum bisa dijadikan sebagai aset lindung nilai (hedging) karena sering terjadi kenaikan inflasi.
Salah satu sosok yang pesimis terhadap mata uang kripto adalah Stevan Ingves. Beliau merupakan Gubernur Bank Sentral Swedia yang berpendapat bahwa perdagangan mata uang kripto tak beda halnya dengan perdagangan perangko di masa lalu.
Seolah mengamini pendapat Stevan Ingves, Gubernur Bank Sentral Meksiko, Alejandro Diaz juga berpendapat hal yang sama. Menurutnya, Bitcoin lebih cocok dijadikan sebagai alat barter alih-alih mata uang resmi. Alasannya, mata uang kripto memiliki fluktuasi harga yang tinggi namun kemampuan pertukarannya rendah.

Posting Komentar untuk "Tren Harga Kripto Anjlok Akan Berlangsung Lama, Fakta atau Ramalan Semata?"